PERKEMBANGAN
DAN KEMAJUAN TEKNOLOGI
Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di
indonesia berkembang dari tahun ke tahun sejak indonesia masih dalam penjajahan
Belanda. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia pada masa
penjajahan dipelopori dan diperkenalkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Pada
waktu itu masyarakat diperkenalkan pada persenjataan modern
baik yang ringan
maupun yang berat. Teknologi lain yang diperlihatkan dan digunakan oleh Belanda
berupa kendaraan tempur dan alat-alat transportasi lainnya. Teknologi-teknologi
tersebut berasal dari negara-negara di Eropa. Kemudian pemerintah kolonial Belanda
menanamkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan di sekolah-sekolah
maupun dengan cara penggunaan secara langsung kepada masyarakat di indonesia.
Perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dari
barat di Indonesia membawa dampak bagi kemajuan negara Indonesia. Masyarakat
Indonesia mulai melakukan pergerkan untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Di samping itu penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia juga
membawa dampak bagi semangat juang bangsa Indonesia. Mereka memanfaatkan ilmu
pengetahuan dan teknologi modern untuk mencari informasi-informasi terkini
mengenai keadaan dunia. Oleh karena itu masyarakat Indonesia benar-benar
terbantu dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pada
masa kolonial perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi belum begitu
maksimal. Pemerintah koloniallah yang menjadi penyebab perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi di indonesia. Pemerintah kolonial menghalangi
akses-akses masuknya ilmu pengetahuan dan teknologi dari barat ke Indonesia.
Mereka juga melakukan pelarangan terhadap pendidikan bagi masyarakat Indonesia
untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi. Akibatnya indonesia tertinggal
jauh dengan negara-negara di sekitarnya. Secara keseluruhan penyebab lain dari
ketertinggalan Indonesia dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi adalah
sebagai berikut :
a. Terbatasnya jumlah orang Indonesia yang
mendapat pendidikan terutama pendidikan tinggi
b. Masyarakat Indonesia jarang terlibat
langsung dalam pengembangan iptek
c. Pemerintah Belanda dan
perusahaan-perusahaan yang berada di indonesia untuk melakukan alih teknologi.
d. Minimnya industrialisasi.
e. Kurangnya inovasi teknologi yang berarti
di dalam masyarakat indonesia sendiri.
Setelah merdeka, perkembangan ilmu
pengatahuan dan teknologi berkembang pesat di Indonesia. Hal ini didorong
dengan terbukanya akses-akses untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan teknologi
bagi masyarakat di Indonesia. Kemerdekaan menciptakan keadilan dalam mengakses
ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat di Indonesia. Mereka mempelajari
sedikit demi sedikit di sekolah-sekolah yang sudah dibuka untuk semua kalangan
masyarakat Indonesia. Dengan bekal pengetahuan ini kemudian masyarakat
Indonesia melakukan berbagai inovasi dan eksperimen ilmu pengetahuan dan
teknologi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Pembangunan bidang iptek pada PJPT II
merupakan kesinambungan perluasan dari PJPT I. Menurut GBHN 1993 sasaran
pembangunan ekonomi PJPT II adalah sebagai berikut:
1. Tercapainya kemampuan nasional
dalam pemanfaatan, pengembangan, dan penguasaan iptek yang dibutuhkan bagi
peningkatan kesejahteraan, kemajuan, peradaban, ketangguhan, dan daya saing
bangsa.
2. Terpacunya pembangunan yang
berkelanjutan dan berwawasan lingkungan menuju masyarakat yang berkualitas,
maju, mandiri, dan sejahtera yang dilandasi nilai-nilai spiritual, moral dan
etik berdasarkan nilai luhur bangsa serta nilai keimanan dan ketakwaan terhadap
Tuhan Yang Maha Esa.
Untuk mencapai sasaran tersebut, maka arah
pembangunan iptek adalah sebagai berikut:
1. Pemanfaatan pengembangan dan
penguasaannya dapat mempercepat proses pembaharuan.
2. Meningkatkan produktivitas dan
efisiensi.
3. Memperluas lapangan kerja.
4. Meningkatkan kualitas harkat
dan martabat bangsa serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Sedangkan kebijaksanaan iptek dalam Pelita VI
pada PJPT II ada 5 sektor sebagai berikut.
1. Teknik
Produksi : Yaitu keseluruhan unsur yang turut berperan dalam kegiatan manusia
yang menghasilkan barang dan jasa.
2. Sektor
Teknologi : Yaitu kemampuan teknologi dan rekayasa yang mendasari kemampuan
bangsa Indonesia dalam melakukan inovasi.
3. Sektor
Ilmu Pengetahuan Terapan : Yaitu Ilmu pengetahun yang dapat dimanfaatkan dalam
berbagai aspek kehidupan manusia.
4. Sektor
Ilmu Pengetahuan Dasar : Yaitu ilmu pengetahuan yang menjadi landasan bagi
pengembangan Ilmu Pengetahuan Alam, Sosial, Humaniora, dan mendukung mutu SDM.
5. Sektor
Kelembagaan Iptek L: Yaitu iptek yang diarahkan untuk meningkatkan SDM agar
lebih produktif, kreatif, dan inovatif.
Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi di Indonesia setelah merdeka terbagi menjadi dua dekade. Pada dekade
pertama, yaitu tahun 1945-1960, bangsa indonesia mulai mengerti arti teknologi
produksi, walaupun masih dalam tingkat pasif dan penuh ketergantunga pada pihak
luar negeri. Hasil dari pengenalan ilmu pengenalan teknologi untuk pertama kali
yaitu pembangunan pabrik semen di Gresik, pabrik kertas di blabak
(Magelang),pabrik gelas, dan kosmetik di Surabaya di pertengahan dekade 1950an.
Pada dekade ke-2 yaitu pada tahun 1976 dengan mendirikan pabrik pesawat terbang
di Bandung yang di beri nama industri pesawat terbang NUR TANIO (IPTN) yang
menggunakan teknologi yang lebih canggih lagi. Teknologi dari pabrik pesawat
terbang ini mengacuh pada teknologi di Jerman.
Ilmu pengetahuan dan teknologi di satu sisi
bermanfaat bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, di sisi lain menimbulkan
dampak negatif.
Kemajuan dan Manfaat IPTEK
1. Limbah ternak untuk
pupuk (kompos).
2. Sampah dimanfaatkan
menjadi gas bio yang berguna untuk keperluan memasak, penerangan, dan tenaga
gerak.
3. Dengan
detoksifikasi surya yaitu sistim pengolahan air yang terkontaminasi dengan
memanfaatkan panas matahari/ultraviolet sehingga menghasilkan air yang bersih.
4. Dalam bidang
komunikasi (radio,TV, telephone, handphone, internet) sehingga penggunaan waktu
lebih efisien dan cepat.
Penjelasan Perkembangan Internet, Smartphone dan Sosial
Media
Di era sekarang, teknologi sangat erat
kaitannya dengan Internet. Perkembangan internet itu
sangat mempengaruhi kehidupan sosial serta cara berkomunikasi seseorang.,
Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII),
pengguna internet di Indonesia terus mengalami peningkatan. Tahun 1998 hanya
500ribu orang yang menggunakan internet, namun dimulai pada tahun 2012 pengguna
internet meroket menjadi 63juta orang. Angka itu bahkan diprediksi akan terus
meninggkat menjadi 139juta orang pada tahun 2015.
Perkembangan yang terjadi terhadap telepon
genggam juga semakin mempermudah komunikasi melalui sosial media maupun
internet. Hanya dari sebuah handphone kita bisa mendapatkan begitu banyak
informasi secara singkat. Smartphone ,
itulah sebutan untuk handphone canggih yang dapat berfungsi hampir sama dengan
sebuah computer jinjing atau laptop namun berukuran jauh lebih kecil. Bila
dilihat dari sudut pandang ini, kemajuan teknologi memberikan kita kesempatan
untuk hidup secara lebih mudah. Hal tersebut merupakan kemudahan untuk
mendapatkan atau juga menyebarkan informasi yang diinginkan.
Perkembangan teknologi pada masa kini yang
terus berkembang, sehingga membuat Internet serta banyak sosial media juga
semakin berkembang. Walaupun belum ke seluruh bagian Indonesia, namun hal-hal
berbau kemajuan teknologi tersebut telah tersebar ke hampir seluruh lapisan
masyarakat Indonesia. Kebanyakan orang yang mengakses internet atupun sosial
media di Indonesia ini adalah mereka yang menggunakan handphone. Berdasarkan
riset dari lembaga AC Nielsen juga tercatat 95% pengguna ponsel di Indonesia
memanfaatkan alat tersebut untuk mengakses Internet. Kini terasa seperti tidak
ada batasan dengan orang lain meski mereka berjarak ratusan ribu kilometer dari
lokasi seseorang. Hal itu terjadi karena kemajuan di teknologi masa kini.
Konsep McLuhan terbukti benar, kini khususnya di Indonesia, banyak sekali
manusia yang bergantung pada teknologi dan sangat sulit untuk lepas dari
hal-hal seputar teknologi. Bahkan bisa dibilang di era ini bila seseorang tidak
menggunakan teknologi-teknologi tersebut, orang tersebut tidak dapat diterima
dengan baik di lingkungannya (contoh: dalam pekerjaan, beberapa perusahaan
memiliki syarat khusus mengenai kemampuan menggunakan berbagai teknologi).
Kemajuan teknologi dalam berkomunikasi massa ini telah membawa banyak dampak
serta perubahan dalam masyarakat.
Dampak Perkembangan Teknologi
Sisi positifnya adalah masyarakat yang
menjadi pengguna aktif teknologi, situs-situs, serta media komunikasi sosial,
mereka dapat menyampaikan informasi dan juga mendapatkan informasi secara lebih
mudah. Komunikasi khususnya di Indonesia terasa seakan menjadi lebih mudah
seiring perkembangan teknologi ini.Bila dilihat dari sisi negatifnya, kemajuan
teknologi ini membuat orang menjadi malas untuk berkomunikasi secara langsung.
Orang lebih memilih berinteraksi melalui handphonenya ketimbang berkomunikasi
dengan orang disekitarnya. Contoh, seorang anak sibuk ber-chatting dengan teman
melalui handphone miliknya ketimbang berbicara dengan saudaranya saat acara
keluarga sedang berlangsung. Kadang kemajuan teknologi ini juga membuat
seseorang menjadi kurang peka dengan ekspresi saat sedang berkomunikasi dengan
lawan bicaranya.
Saat orang sudah terlalu sibuk dengan telepon
atau PC miliknya, lalu mereka menghabiskan waktu yang cukup lama untuk
berinteraksi di dunia maya, mereka tidak sadar bahwa saat itu mereka sedang
membuang waktunya untuk berinteraksi dengan hidup sebenarnya yang berada
disekitar mereka. Banyaknya pengguna sosial media dan pengakses internet ini,
membuktikan bahwa masyarakat Indonesia lebih suka berinteraksi dan bergaul
secara virtual dengan pengguna sosial media dan internet lainnya. Menurut survey
yang dilakukan MarkPlus Insight (dailysocial.net) pada tanggal 13 November 2012
mengenai pengguna internet di Indonesia, ada tiga hal yang dapat mendukung
pernyataan mengenai banyaknya orang yang berkomunikasi virtual. 40% dari
pengguna Internet di Indonesia, yakni sekitar 24,2 juta penduduk mengakses
Internet lebih dari 3 jam di setiap harinya. Selain itu, mayoritas pengguna
Internet di Indonesia ini berusia 15 hingga 35 tahun. Serta kurang lebih 56,4%
orang termasuk bargain hunter yakni masyarakat yang dapat mengakses Internet
untuk mencari informasi serta segala hal untuk kebutuhan dirinya dalam waktu
yang cukup lama. Secara khusus untuk Indonesia, kemajuan di bidang teknologi
ini sangat berdampak terhadap berbagai aspek. Aspek tersebut diantaranya di sektor
ekonomi dan juga sosial. Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan
Informatika Republik Indonesia (Menkominfo), salah satu dari jajaran Menteri
Republik Indonesia tersebut menyatakan bahwa Indonesia sebagai salah satu
negara yang masyarakatnya terbanyak mengakses Internet di dunia. Selain itu,
ada juga sebuah lembaga riset menyebutkan bahwa Indonesia merupakan peringkat
ke lima dalam daftar pengguna smartphone terbesar di seluruh dunia. Di dalam
data tersebut juga disebutkan bahwa Indonesia menduduki posisi 5 besar dengan
pengguna aktif internet yakni sebanyak 47 juta atau sekitar 14% dari seluruh
total pengguna ponsel.
Salah satu ahli komunikasi massa yakni Harold
D. Laswell dan Charles Wright pernah menyatakan fungsi sosial media massa.
Fungsi sebenarnya antara lain yang pertama sebagai salah satu bentuk upaya
penyebaran informasi dan interprestasi seobjektif mungkin mengenai peristiwa
yang terjadi (Social Surveillance). Kedua, sebagai upaya penyebaran informasi
yang dapat menghubungkan satu kelompok sosial dengan kelompok sosial lainnya
(Social Correlation). Berikutnya sebagai upaya pewarisan nilai-nilai luhur dari
satu generasi ke generasi selanjutnya (Socialization). Dan yang terakhir adalah
sebagai penghibur khalayak ramai (Entertainment). (Dahlan, 2008)
Keempat fungsi menurut Harold D. Laswell dan
Charles Wright ini mulai terkikis sehubungan dengan kemajuan teknologi yang
sedang terjadi. Kini batasan akan komunikasi massa dan komunikasi antar pribadi
menjadi agak semu. Karena dengan semakin berkembangnya teknologi khususnya di
Indonesia, mengikuti itu akan muncul juga cara-cara berkomunikasi yang baru,
dalam hal ini misalkan melalui sosial media. Mungkin kini fungsi telepon
genggam dari yang awalnya hanya berfungsi untuk mengirimkan pesan atau
menelepon seseorang telah berkembang jauh menjadi ‘laptop’ yang dapat dengan
mudah dibawa kemana saja. Contoh yang berhubungan dengan perkembangan tersebut
adalah kini seseorang bias saja tidak mengetahui nomor telepon seseorang
padahal orang tersebut merupakan sahabat karibnya. Orang tersebut lebih memilih
menyimpan pin bb dibandingkan dengan menyimpan nomor telepon orang itu.
Melihat fenomena yang sedang terjadi
khususnya di Indonesia ini, sangat dikhawatirkan perkembangan teknologi itu
membawa dampak buruk terhadap kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Sehubungan
dengan perkembangan ini, dibutuhkan juga peningkatan akan kesadaran masyarakat
mengenai lingkungan sekitarnya. Perubahan karena perkembangan teknologi yang
terjadi cukup cepat ini, secara tidak sadar maupun sadar telah merubah beberapa
pola hidup masyarakat khususnya Indonesia. Contohnya kini banyak sekali
anak-anak yang mengalami ketergantungan akan gadget mereka maupun orang tuanya.
Selain itu dampak negatifnya adalah
perkembangan mereka dalam hal bersosialisasi menjadi sangat lamban. Karena
mereka terlalu fokus dengan gadget tersebut. Dan di Indonesia kini, peranan
media massa, teknologi, serta sosial media memegang kendali yang cukup tinggi.
Hal tersebut dapat dengan mudah dan relatif cepat untuk mempengaruhi opini
publik. Contoh, di dalam dunia Twitter dikenal istilah buzzer. Buzzer disini
bertindak semacam opinion leader yang bila orang itu men-tweet sesuatu, maka
akan banyak yang berfikir seperti buzzer tersebut berfikir. Kemajuan teknologi
memang membawa dampak positif yang banyak namun begitu juga dampak negatifnya.
Dalam kasus buzzer ini misalnya, bila informasi yang disebarkan merupakan ilmu
penting dan berguna maka itu menjadi hal yang sangat positif, namun bila
informasi tersebut merupakan rekayasa atau fitnah terhadap seseorang atau
sesuatu maka hal itu akan merugikan pihak terkait.
Kesimpulan yang perlu kita perhatikan adalah
semua orang khususnya masyarakat Indonesia harus benar-benar cerdas utnuk
memilah mana sisi positif dan negatifnya agar perkembangan teknologi yang
terjadi serta bagaimana komunikasi itu selayaknya dilakukan, dijalankan dengan
benar dan seimbang.
Bagi orang Indonesia budaya adalah jembatan
menuju kesuksesan, budaya adalah tempat mencari solusi jika terdapat kesalahan,
budaya adalah harta yang tak ternilai harganya. Perubahan dalam hidup boleh
terjadi akan budaya dengan nilainya yang tak terhingga akan tetap menjadi
simbol bagi orang Indonesia dalam kehidupannya. Terbukti walaupun kemajuan
begitu pesat saat ini akan tetapi dalam setiap kesempatan tetaplah budaya
dikedepankan disetiap kegiatan yang dilaksanakan.
Pada prinsipnya setiap perkembangan dan
kemajuan dalam segi apapun baik adanya, setiap manusia menginginkan perubahan
pun dalam konteks kehidupan bermasyarakat. Dari sekian banyak bidang ada dan
berpacu untuk kemajuan salah satunya adalah bidang teknologi, yang menghadirkan
perubahan dan kemajuan untuk selanjutnya digunakan oleh manusia. Beragam
teknologi yang diciptakan memungkinkan manusia untuk bebas memilih apa yang
diinginkan.
Kebudayaan mempunyai fungsi yang besar bagi
manusia dan masyarakat, berbagai macam kekuatan harus dihadapi manusia dan
masyarakat seperti kekuatan alam dan kekuatan lain. Selain itu, manusia dan
masyarakat memerlukan kepuasan baik secara spiritual maupun materiel.
Kebudayaan masyarakat tersebut sebagian besar dipenuhi ole kebudayaan yang
bersumber pada masyarakat itu sendiri. Hasil karya masyarakat melahirkan
teknologi atau kebudayaan kebendaan yang mempunyai kegunaan utama dalam
melindungi masyarakat terhadap lingkungan didalamnya.
Dari berkembangnya teknologi informasi
komputer yang pesat ini, peran serta masyarakat sangat besar dari
perkembangannya. Hal ini dikarenakan perubahan cepat dalam teknologi informasi
telah merubah budaya sebagian besar masyarakat dunia, terutama yang tinggal di
perkotaan. Masyarakat diseluruh dunia telah mampu berinteraksi dan memperoleh
informasidalam waktu singkat berkat teknologi komunikasi dan informasi yang
mengalami perkembangan yang sangat luar biasa.
Teknologi komunikasi akan selau berkembang
dari tahun ke tahun. Perkembangan ini dikarenakan adanya pengaruh globalisasi
dan dampak dari negara maju yang semakin peka terhadap teknologi komunikasi.
Berkat kemajuan ilmu dan teknologi manusia dapat menciptakan alat-alat serta
perlengkapan yang canggih untuk berbagai kegiatan, sehingga dalam kegiatan
kehidupannya tersedia berbagai kemudahan. Hal ini memungkinkan manusia dapat
melakukan kegiatan dengan efektif dan efisien.
Adanya teknologi baru dapat menciptakan
kebudayaan yang baru pada masyarakat serta teknologi sebagai pertanda kemajuan
kebudayaan. Semakin berkembangnya teknologi dimana informasi apa saja bisa
masuk dalam kehidupan masyarakat kita, berarti ikut serta mempengaruhi
tergesernya nilai-nilai budaya Indonesia ini. Banyak masyarakat Indonesia,
terutama generasi muda kebanyakan lebih suka terhadap budaya asing
ketimbangkebudayaan Indonesia sendiri. Hal ini menuntut kita untuk lebih
waspada dalam menerima budaya luar/asing.
Perkembangan teknologi tentu membawa
perubahan yang begitu baik dan pesat dalam kehidupan manusia. Perkembangan itu
baik adanya jika sesuai dengan apa yang diharapkan. Ilmu pengetahuan dan
teknologi sangat besar pengaruhnya dalam kehidupan berbudaya. Teknologi sendiri
dapat muncul dari ilmu pengetahuan yang selalu berkembang dari zaman ke zaman.
Namun, pengaruh ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pembentukan budaya
mempunyai dampak positif maupun negatif.
Dari dampak negatif yang ditimbulkan dari
perkembangan teknologi informasi ini adalah terciptanya sifat dan sikap
ketergantungan kepada teknologi yang semakin canggih sehingga banyak orang yang
mulai melupakan nilai-nilai kebudayaan yang ada di Indonesia. Sebagai salah
satu contoh, anak-anak zaman sekarang lebih senang bermain dengan gadget
canggih dibandingkan dengan permainan tradisional yang merupakan salah satu
kebudayaan Indonesia. Dengan hal tersebut, maka anak-anak tersebut tidak dapat
mengenal bahkan melestarikan budaya-budaya yang ada di Indonesia sejak dahulu.
Berbagai informasi yang terjadi diberbagai
dunia kini telah dapat langsung kita ketahui berkat kemajuan teknologi
(globalisasi). Tentu kemajuan teknologi ini menyebankan perubahan yang begitu
besar pada kehidupan umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya.
Perubahan ini juga memberikan dampak yangbegitu besarterhadap transformasi
nilai-nilai yang ada dalam masyarakat. Khususnya masyarakat dengan budaya dan
adat ketimuran seperti Indonesia. Saat ini di Indonesia dapat kita saksikan
begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap nilai-nilai kebudayaan yang
dianut masyarakat. Baik masyarakat perkotaan maupun perdesaan.
Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon
dan telepon genggam atau yang sering disebut dengan gadget bukan
hanya melanda masyarakat kota namun juga telah dapat dinikmati oleh
masyarakat-masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya segala informasi baik
yang berniali positif maupun negatif dapat dengan mudah diakses oleh
masyarakat. Dan diakui atau tidak perlahanlah mulai mengubah pola hidup dan
pola pemikiran masyarakat khususnya masyarakat perdesaan dengan segala image yang menjadi ciri khas mereka. Situasi
ini telah memengaruhi gaya hidup dan pola pikir masyarakat, terutama di
kalangan remaja.
Kaum remaja yang paling rentan terkena
pengaruh/dampak negatif dari teknologi. Jika dulu para siswa bersekolah dengan
hanya membawa buku-buku pelajaran ataupun alat tulis, kini para siswa berangkat
sekolah dengan peralatan gadget yang wajib mereka bawa. Entah sebetulnya
mereka benar-benar membutuhkan gadget tersebut sebagai alat komunikasi atau
tidak, yang jelas bagi remaja itu merupakan sarana gaul yang mutlak mereka
miliki.
Dari perkembangan teknologi informasi saat
ini sesungguhnya sangatlah berpengaruh terhadap kebudayaan di Indonesia bahkan
lebih banyak dampak negatif yang ditimbulkan, jika kesadaran manusia akan
kebudayaan Indonesia sudah tidak ada maka lama kelamaan semakin canggihnya
teknologi mengakibatkan semakin punahkan kebudayaan di Indonesia. Karena itu
alangkah baiknya kita untuk tidak terlalu candu terhadap teknologi kyang
semakin canggih, dan gunakanlah teknologi tersebut dengan kebutuhannya saja dan
kesadaran akan budaya yang ada sangatlah diperlukan agar kebudayaan di
Indonesia bisa tetap di lestarikan dan tidak hilang begitu saja.
Pada hakikatnya, kemajuan teknologi dan
pengaruhnya dalam kehidupan adalah hal yang tak dapat kita hindari. Tetapi,
kita dapat melakukan tindakan yang bijaksana terhadap diri kita sendiri,
keluarga dan juga masyarakat luas agar kemajuan teknologi yang semakin dahsyat
ini tidak sampai menggeser jati diri kita sebagai manusia yang memiliki norma
dan juga nilai-nilai pekerti yang luhur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar